Di negri kita bahkan hamper di seluruh dunia islam, ada sebuah fenomena menarik tentang mazhab wahabi, berawal dari dakwah tauhid yang diajarkan oleh syekh Muhammad bin abdul wahab at-tamimi yang lahir pada tahun 1111 H dan wafat tahun 1206 H.
Banyak ulama yang mengecam doktrin wahabi karena melakukan pemusyrikan dan pengafiran terhadap sesama muslim yang tidak sependapat dengannya. Di antaranya ialah syekh Muhammad hasan shadiq khan (seorang salafy) yang secara terang terangan menyatakan bahwa ahli hadis telah berlepas diri dari wahabiyah karena mereka bersikap keras dan gegabah dalam mencucurkan darah suci kaum muslim.
Tentu saja, mazhab wahabi mempunyai alasan dan dalil untuk melakukan itu semua. Lalu bagaimanakah seharusnya kita menyikapi itu semua? Apakah mazhab wahabi dapat dibenarkan? Bagaimana hukumnya jika kita mengikuti ajaran wahabi?
Dalam buku ini, penulis menguraikan dengan gambling fenomena tentang mazhab wahabi secara objektif. Semuanya dikemukakan dalam buku ini tanpa ada yang ditutup-tutupi. Detail dan akurat. Dengan penjelasan dan analisis abu salafy yang tajam disertai data-data lengkap, kita bisa mendapatkan pemahaman yang tepat mengenai kedudukan mazhab wahabi di dalam islam.
Kaum musyrik zaman kita (maksudnya adalah kaum muslim dari kelompok lain yang berbeda dengannya) itu lebih kafir dari kaum kafir quraisy…..”
-Syekh Muhammad bin abdul wahab at-tamimi, pendiri mazhab wahabi.
|